browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

APPLIED APPROACH

Posted by on June 26, 2012

APPLIED APPROACH

TANGGAL 26-28 JUNI 2012

SESI PERTAMA

Applied Approach dibuka oleh Prof. Dr. Agus Suman dan kemudian dilanjutkan Prof. Dr. yogi sekaligus membuka, sebelum membuka Bapak Rektor memberi pengantar mengenai kurikulum pelatihan.

untuk bisa mendaftar akreditasi institusi, 70-75% program studi harus sudah terakreditasi

arti entrepreneur bukan berjualan tetapi bagaimana melakukan inovasi baik melalui pelatihan, pendidikan, pengabdian….

kepemimpinan harus kuat tetapi tidak boleh otoriter tetapi juga jangan terlalu demokratiris, lebih pada kepemimpinan kolegial..

perguruan tinggi harus ekspansif, sehingga UB menjadi perguruan tinggi terbesar di Indonesia, baik dari kapasitas, prestasi, akademik, kemahasiswaan dan manajemen, tahun ini mendapat penghargaan yang banyak sekali

setiap perubahan dalam manajemen, 25% menolak, 25% setuju, 50% mengambang, keluhan para rektor di Indonesia seperti itu, karena itulah seni manajemen

 

pengembangan program studi

program studi harus dinamis dan terus berkembang, karena perkembangan Iptek dan perubahan masyarakat…jangankan merubah program studi, merubah kurikulum kajur tidak berani, ini permasalahan kita karena kajur menghadapi tantangan dari dalam. kalau program studi tidak berubah, universitas berubah, mana mungkin masyarakat akan berubah..

bagaimana pembelajaran kita berbasis IT, kualitas lulusan kita berbintang empat,,terbaik di Indonesia, hanya satu yang menyebabkan peringkat kita di Internasional rendah karena IT. ternyata apa yang ada didalam yang begitu bagus tidak bisa dilihat dari luar melalui IT, melalui website kita. langkah awal dengan mewajibkan email dan blog dengan alamat @ub.ac.id, semua berbasis IT, termasuk tugas yang diberikan kepada mahasiswa, dulu pernah peringkat kita menjadi 500 sekarang turun menjadi 600 an..karena perguruan tinggi lain lebih cepat perkembangan IT nya daripada kita

 

character building

semua rektor di Indonesia membuat pakta integritas dengan menteri mengenai character building, bahwa pendidikan bukan hanya menyampaikan pendidikan dan teknologi tetapi bagaimana membuat mahasiswa indonesia mempunyai karakter. hasil survey yang dilakukan mengenai mahasiswa, mengapa daya saing lemah, bukan karena penguasaan Iptek, tetapi kemandirian, kreativitas, komunikasi (bahasa inggris dan IT), bermasyarakat, wawasan kurang luas. buktinya, lulusan D3 Ilkom, sudah layak sebagai tenaga ahli ketika diuji oleh Jepang.

Sistem jaminan mutu

Pusat jaminan mutu (PJM) dan SPI, laboratorium sudah bersertifikat ISO, mungkin satu-satunya di Indonesia, semua lembaga, semua unit, semua fakultas mempunyai ISO, bidang keuangan, wajar tanpa pengecualian

institutional networking

kita sudah kewalahan, karena saking banyaknya kerjasama kita, dari dana proyek kerjasama paling banyak, rata-rata perguruan tinggi lain 20 miliar, kita 65 miliar.

BOP Badan Operasional Perguruan Tinggi sangat tinggi dibanding perguruan tinggi lain, mungkin sama dengan UGM, kita mendapat Rp. 85 Miliar setahun.

Peningkatan Mutu Dosen

kualitas dosen itu memegang peranan penting yaitu SDM, negara makmur sejahtera karena SDMnya lebih bagus walau sumberdaya alam kurang. setiap rupiah yang dikeluarkan jangan dianggap sebagai unit cost yang membebani tetapi anggaplah sebagai investasi yang berguna di masa mendatang. target penghasilan dosen Rp. 10 juta/bulan..

komposisi doktor masih sekitar 30%, masih sangat sedikit, bagaimana caranya meningkatkan jumlah doktor.

kita mempelopori perguruan tinggi, misalnya inkubator bisnis, hasil riset dosen dan mahasiswa dipasarkan melalui inkubator bisnis..

 

SESI KEDUA HARI PERTAMA

SERTIFIKASI DOSEN DAN EVALUASI KINERJA DOSEN

Disampaikan oleh Prof. Dr. Agus Suman, SE, DEA

pembukaan UUD 45 memuat amanah bagaimaan mencerdaskan kehidupan bangsa..

makna insan indonesia cerdas

1. cerdas spritiual

2. cerdas emosional dan sosial

3. cerdas intelektual

4. cerdas kinestetis

peran dosen menjadi sangat penting dalam menunaikan amanah UUD 45 dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

dosen adalah pendidikan profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni melalui pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat

kompetensi pedagogik

komeptensi profesional

kompetensi sosial

kompetensi kepribadian

 

HELTS 2009-2014

setidaknya ada beberapa langkah yang tertuang dalam Higher education long term strategy, Helts 2009-2014 yang menjadi sendi-sendi untuk menegakkan pendidikan tinggi di Indonesia.

1.. peningkatan aksese perguruan tinggi bagi mahasiswa kruang mampu

2. peningkatan kualitas mahasiswa di luar kegiatan akademik

3. pengembangan kelembagaan dan tata kelola perguruan tinggi

4. peningkatan mutu dan daya saing perguruan tinggi melalui penelitian dan pengabdian kepada masyarakat

5. peningkatan kesejahteraan dosen

6. peningkatan akses perguruan tinggi, melalui peningkatan kapasitas perguruan tinggi

7. peningkatan mutu, relevansi dan daya saing perguruan tinggi

8. peningkatan tata kelola dan akuntabilitas perguruang tinggi

 

SESI KETIGA HARI PERTAMA

oleh harry Soekotjo Dachlan

Ketua unit teknologi informasi dan komunikasi

dosen jurusan teknik elektro UB

MANAJEMEN PBMBERBASIS TIK

pengaruh TIK pada berbagai aktivitas

 

SESI KEEMPAT HARI PERTAMA

PENDIDIKAN KARAKTER DI PERGURUAN TINGGI DALAM KONTEKS

KEBIJAKAN NASIONAL PENDIDIKAN KARAKTER

Ir. Didik Suprayogo, M.Sc, Ph.D

 

HARI KEDUA

SESI PERTAMA

memahami kepemimpinan organisai pendidikan;

dosen sebagai pemimpin organisai pendidikan tinggi

Gugus Irianto, SE, MSA, Ak, Phd

SESI KEDUA

memahami peningkatan dan pengayaan mutu dosen,

sistem penjaminan mutu perguruan tinggi.

Prof. dr. Ir. Mohammad Bisri, MS

SESI KETIGA

memahami konsep jejaring untuk meningkatkan mutu akademik

institutional networking

Prof. Eko Ganis Sukoharsono, SE, M.Com, Hons, PhD

SESI KEEMPAT

memahami peningkatan dan pengayaan mutu dosen

peningkatan mutu dosen

Sukir Maryanto, M.Si, PhD

 

SESI KELIMA

memahami perencanaan pendidikan tinggi

aspek strategic (soft) skill dalam PBM

Dr. Ir. Sasmito Djati, MS

 

HARI KETIGA

SESI PERTAMA

memahami perencanaan pendidikan tinggi

desain kurikulum

Dra. Diana Lyrawati, Apt., MS, PhD

 

SESI KEDUA

memahami analisis (kebutuhan (need-assessment)

survey lulusan

Dr. Hamidah Nayati Utami, M.Si

 

SESI KETIGA

memahami optimasi situasi mahasiswa untuk mendukung PBM

manajemen riset dan pengabdian masyarakat

Prof. Dr. Sutiman B. Sumitro, MS

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA Image

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>